Senin, Mei 25, 2009

Pabrik Kertas Prabowo Terbesar di ASEAN

PT Kiani Kertas (kiani.com)

PT Kiani Kertas, pabrik kertas milik Prabowo Subianto merupakan satu-satunya pabrik bubur kertas terbesar di Asia Tenggara atau di kawasan negara-negara ASEAN.

Prabowo adalah satu-satunya calon presiden Indonesia terkaya. Dalam laporan kekayaan yang disampaikan kepada Komisi Pemberantas Korupsi, kekayaan Prabowo mencapai lebih dari Rp 1,5 triliun.

Menurut Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani, harta Prabowo tersebar di 27 perusahaan di dalam dan luar negeri. Dia memiliki perusahaan di bidang perkebunan, tambang batu bara, dan sejumlah perusahaan di Argentina dan Perancis.

Salah satu perusahaan Prabowo yang sangat dikenal adalah pabrik kertas, yakni PT Kiani Kertas. Dulunya, pabrik ini adalah milik Bob Hasan, pengusaha kroni mantan Presiden Soeharto. Namun, setelah diambil alih BPPN, pabrik kertas tersebut dibeli oleh Prabowo Subianto.

Di tangan Prabowo, nama perusahaan itu diubah menjadi PT Kertas Nusantara. Sekarang, perusahaan tersebut dipimpin oleh Bambang Atmadja, seorang akuntan jebolan UI yang lebih dari 38 tahun malang melintang di berbagai sektor industri.

Berdasarkan situs www.kiani.com, pabrik ini berlokasi di Mangkajang-Berau, Kalimantan Timur. Pabrik tersebut merupakan satu-satunya pabrik bubur kertas (pulp) yang terbesar di Asia Tenggara. Bayangkan, luas lokasi pabrik Mangkajang mencapai total sebesar 3.400 hektare.

Lahan seluas itu diperuntukkan bukan hanya untuk area pabrik, dermaga dan gudang, tetapi juga untuk pemukiman karyawan dan sarana rekreasi. Selain itu, seluas 1.260 hektare lahan lainnya diperuntukkan sebagai tempat pohon-pohon eksotis dan anggrek.

Setelah pabrik benar-benar beroperasi, sekitar 900 staf perusahaan ditempatkan di lokasi pabrik. Pabrik ini juga dirancang untuk mengembangkan industri hilir perkayuan sebagai garis depan ekspor non migas nasional.

Kiani Kertas menghasilkan pulp berkelas dunia dengan kapasitas produksi 1.500 ton per hari selama 350 hari per tahun. Perusahaan memperoleh bahan baku dari hasil perkebunan sendiri.

Berdasarkan pada data Sierlando pada 2002 (dengan kurs 9.280 per US$), Kiani kertas memiliki total aset US$ 788,4 juta. Itu terdiri atas US$ 749,68 juta aset berupa pabrik dan US$ 38,76 juta non pabrik.

Sumber : VIVAnews

0 komentar:

Menurut anda, haruskah pemerintah menaikkan harga BBM?

 
© free template by uniQue menu with : CSSplay photo header : pdphoto