Kamis, September 17, 2009

Yuk.gunakan.bos.beli.buku.murah

JAKARTA, KOMPAS.com — Di hari pertama sekolah, Senin (13/7), selain baju seragam, sekiranya buku teks pelajaran juga penting disiapkan. Pemerintah melalui Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) telah menyiasatinya dengan Buku Sekolah Elektronik (BSE atau e-Book).
"BSE adalah bagian dari Program Buku Murah yang diluncurkan oleh pemerintah," kata Dirjen Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah Suyanto, saat jumpa pers di Kantor Depdiknas, Jakarta, Jumat (10/7) siang.
Menurut Suyanto, murahnya BSE karena pemerintah telah membeli sejumlah hak cipta (copy right) buku-buku teks pelajaran.
"Sampai saat ini ada 500 judul buku yang hak ciptanya telah dibeli oleh pemerintah," ungkapnya.
Lebih lanjut, Suyanto menyarankan supaya tiap sekolah memanfaatkan Dana Bantuan Operasional Sekolah untuk membeli buku murah ini. Sebab, kata dia, ada BOS Buku yang khusus diperuntukkan pembiayaan buku-buku teks.
"Kan ada dana BOS, menurut prinsip ekonomi, kalau ada yang murah ya beli yang murah kenapa harus beli yang mahal," tutur Suyanto.
Buku-buku teks pelajaran yang telah dimiliki hak ciptanya oleh Depdiknas, yaitu BSE dapat digandakan, dicetak, difotokopi, dialihmediakan, dan/atau diperdagangkan oleh perseorangan, kelompok orang, dan/atau badan hukum dalam rangka menjamin akses dan harga buku yang terjangkau oleh masyarakat. Untuk penggandaan secara komersial, harga penjualannya harus memenuhi ketentuan yang ditetapkan oleh pemerintah.
Selain itu, masyarakat dapat pula mengunduh (down load) langsung dari internet jika memiliki perangkat komputer yang tersambung dengan internet dan menyimpan file teks pelajaran tersebut. Buku-buku pelajaran tersebut kini tersedia di situs milik Depdiknas http://bse.depdiknas.go.id.

ONE

Sumber: .kompas.com/

0 komentar:

Menurut anda, haruskah pemerintah menaikkan harga BBM?

 
© free template by uniQue menu with : CSSplay photo header : pdphoto